Ritual Sembah Derajat Bumi

Ritual Sembah Derajat Bumi merupakan ritual yang sangat sakral, berdaya magis sangat luar biasa, dalam rangka mengangkat harkat, martabat dan derajat seseorang di hadapan Alam, Kehidupan dan Pemiliknya.

Ritual ini sesungguhnya merupakan gerbang kenikmatan hidup tanpa batas, karena setelah ritual ini dilaksanakan dengan baik, derajat seorang akan terus mengalami peningkatan demi peningkatan dalam berbagai hal,

Namun sayangnya banyak warga masyarakat yang sudah bergabung dalam Ritual ini, kemudian berubah pikiran hanya oleh sebuah kewajiban untuk membayar secara rutin setiap kali mendapatkan penghasilan,

Padahal dengan ritual ini, sesungguhnya seseorang dijadikan sebagai media atau alat untuk menerima limpahan berkah kekayaan yang akan terus mengalir pada peserta ritual dengan nilai yang semakin meningkat,

Namun, sebelum menerima aliran berkah materi yang akan terus berlimpah, memang seorang peserta akan terlebih dulu dibersihkan dan disucikan, baik jasmani dan rohaninya maupun harta bendanya,

Agar harta yang dimiliki dan dipergunakan oleh peserta, betul-betul merupakan harta yang penuh berkah, yang sama sekali telah terbebaskan, terhindarkan dan terjauhkan dari segala bentuk musibah, bala dan bencana.

Dalam proses pembersihan ini memang terkesan akan terus keluar uang, padahal pendapatan belum mengalami peningkatan, bahkan tidak sedikit dari peserta ritual yang justru mengalami penurunan penghasilan,

Karena memang, sedang dalam proses pembersihan, sehingga semakin banyak harta benda yang peserta miliki, maka semakin banyak pula kemungkinan harta tersebut tidak berkah bahkan mengandung potensi musibah yang sangat besar,

Mungkin karena harta tersebut dahulunya didapatkan dengan jalan yang melanggar hukum alam, sehingga kandungan energi negatifnya sangat besar,

Sehingga jika banyak harta berpotensi musibah itu dimiliki atau digunakan sebagai modal usaha oleh peserta ritual, secara otomatis butuh proses pembersihan yang cukup lama,

Apalagi jika dalam hal ini peserta kurang transparan pada Kami, atau bahkan menutup nutupi, hanya karena merasa sayang pada harta tersebut jika harus dilepas atau dipasrahkan pada Kami,

Tentu hal itu akan menghambat atau memperlambat proses penerimaan berkah kekayaan yang terus berlimpah,

Sehingga tidak sedikit dari peserta ritual, yang baru menerima aliran berkah materi di tahun kedua sejak menjadi peserta ritual,

Lamanya proses pembersihan yang sesungguhnya disebabkan kurang transparansi dan kurangnya kerjasama dari peserta ritual ini, yang telah menyebabkan tidak sedikit dari peserta ritual ini kemudian menyatakan mengundurkan diri,

Bahkan ada diantara mereka yang merasa telah ditipu, dibohongi atau diperdaya oleh kami, dan menuduh kami sebagai bagian dari sindikat, walaupun pada akhirnya orang-orang seperti itu pasti akan datang kembali untuk memohon maaf karena telah menuduh kami negatif,

Baiklah kita mulai saja pada pembahasan pokok, silahkan lanjutkan untuk membaca dengan enjoy, tidak perlu terburu-buru agar anda paham betul kenapa anda harus menjadi peserta ritual ini,

Fokus utama dari ritual ini adalah Peningkatan derajat, harkat dan martabat seseorang di Mata Alam, Kehidupan dan Pemilik nya, dan limpahan harta merupakan bagian dari fasilitas yang otomatis didapatkan jika seorang telah naik derajat, pangkat dan kedudukan nya.

Sebelumnya simak terlebih dulu derajat manusia secara global di kehidupan ini seperti apa?

Saat ini derajat manusia dihadapan Alam dan Kehidupan dalam kondisi yang sangat mengenaskan dan memprihatinkan, karena secara global derajat manusia menduduki posisi yang paling rendah, bahkan lebih rendah dibawah binatang,

Bayangkan, tidak sedikit manusia yang ada di kehidupan Alam ini yang sangat takut pada ular, pada macan, pada srigala, pada anjing, pada tikus bahkan pada kucing,

Dan binatang-binatang tersebut dihadapan mereka benar-benar berani dan bernyali besar untuk menyerang manusia,

Padahal binatang-binatang itu memiliki naluri yang sangat kuat, dan pasti tidak akan pernah berani untuk menyerang, jika targetnya itu bena-benar berjatidiri manusia, bukan bentuknya saja yang manusia, tapi jatidirinya kucing ataupun kambing,

Sehingga pada saat manusi berjatidiri binatang itu melintas di hadapannya, secara reflek binatang itu menyerang, menerkam bahkan memakannya hidup-hidup,

Sebab walaupun secara lahir, dia itu berbentuk manusia, namun kalau jatidirinya adalah kambing, binatang buas itu pasti berani untuk menyerang, menerkam dan memakannya hidup-hidup,

Jika naluri binatang melihat target sasaran terekam benar-benar berjatidiri manusia, maka binatang paling buas sekalipun akan tunduk dan hormat kepadanya,

Kenapa manusia diserang, diterkam dan dimakan oleh binatang, karena yang tampak oleh binatang itu bukanlah manusia, melainkan binatang yang statusnya lebih rendah dari binatang yang mau menerkam dan memakan nya,

Untuk mengangkat derajat manusia pada derajat dan kedudukan yang paling tinggi di hadapan Alam, Kehidupan dan Pemiliknya,

manusia perlu keberanian untuk memulai sesuatu yang baru diketahui, dipahami dan diterapkan dalam hidup dan kehidupan,

Mulailah dengan niat yang tulus, semata-mata ingin melakukan perubahan ke arah yang lebih baik bahkan jauh lebih baik dan terbaik,

Simak baik-baik artikel dibawah ini, tidak perlu tergesa-gesa membacanya, pahami setiap kalimat yang ada, resapi dan hayati isinya,

Bacalah dalam kondisi rileks, santai, tenang, syukur-syukur bisa dalam kondisi bahagia penuh gairah,

LATAR BELAKANG TURUNNYA DERAJAT MANUSIA DI MATA ALAM, KEHIDUPAN DAN PEMILIK

Sejak ribuan tahun yang lalu, hidup dan kehidupan manusia selalu menumpang, makanya ada istilah
“Hidup ini cuma menumpang”
“Hidup ini cuma titipan yang sewaktu2 dapat diambil oleh Pemiliknya tanpa kenal kompromi”
Bahkan ada istilah
“Hidup ini cuma numpang ngombe/minum”

Dan dalam kenyataannya manusia memang sama sekali tidak punya kuasa untuk menolak, bahkan sama sekali tidak berdaya pada saat apa yang sementara ini dimilikinya, diambil oleh Pemilik Yang Sesungguhnya,

Baik dengan cara pengambilan yang bersifat halus, kasar, keras maupun jalan paksa

Sekalipun titipan atau amanat itu mendapatkan perhatian secara khusus, dengan penuh kasih, sayang dan cinta,
Namun Sang Pemilik seolah tidak perduli, apakah manusia menjadi sedih atau sengsara saat Hak Milik Nya yang telah dititipkan pada manusia itu diambil tanpa ada kompromi

Dan sekali lagi manusia sama sekali tidak berdaya, hanya bisa meratapi kepergiannya.

Ya begitulah konsekuensi dari hidup menumpang, pasti serba tidak enak,
merasa serba salah, sekalipun Pemiliknya tidak menghiraukan dan enjoy-enjoy saja,

???Jangan kan menumpang pada teman, menumpang tinggal di rumah mertua saja tidak enak ???

Artinya dengan ini kita semua sangat paham bahwa sumber dari kesusahan, kesialan, kesakitan, kesulitan, kepailitan dan kerumitan hidup manusia adalah :

?‍♂️?‍♀️KARENA HIDUP MANUSIA SELAMA INI TERUS MENUMPANG, SAMA SEKALI TIDAK ADA UPAYA UNTUK MEMBAYAR (MEMBELI), SEBAGAI BENTUK UPAYA PERUBAHAN PADA KONDISI YANG LEBIH BAIK?‍♀️?‍♂️

Baik membayar (membeli bulanan, beli tahunan atau disebut mengontrak) atau membeli untuk menjadi hak milik.

Dengan minimalnya kita mengontrak bulanan, tentu akan banyak sekali perubahan kondisi yang menjadi jauh lebih baik dibandingkan dengan kondisi saat menumpang,

Sekalipun tempat tinggal yang ditumpangi itu berupa rumah atau istana yang sangat mewah dan megah, tetaplah kenyamanan dan kebebasan sangat kurang jika dibandingkan di kontrakan yang dibayar dengan uang sendiri, walaupun berupa rumah yang sangat sederhana,

BEGITU PUN DENGAN HIDUP DAN KEHIDUPAN INI, JIKA KITA TELAH MEMBAYAR ATAU MEMBELINYA DENGAN HARGA YANG MAKSIMAL,

Misalnya untuk membayar Jasmani dan Rohani yang kita gunakan untuk menikmati hidup dan kehidupan ini,

Tentunya di mata Alam dan Kehidupan ini pun kita menjadi memiliki nilai prestige yang tinggi, karena kita telah menghargai nyawa diri kita, dengan suatu nilai yang sedang diberlakukan di Kehidupan Alam ini,

Apalagi Nyawa itu merupakan Seperangkat Alat Hidup yang paling berharga bagi jasmani kita, yang seharusnya mendapatkan nilai penghargaan paling mahal dibandingkan perangkat jasmani lainnya.

Dan kami teramat sangat yakin, jika nyawa hidup kita telah terbeli atau terbayar dengan benar, maka nyawa hidup kita pun tidak akan pernah diambil dengan seenaknya oleh Sang Pencabut Nyawa, sekalipun pembayaran kontraknya telah jatuh tempo untuk dilakukan perpanjangan,

Karena pasti akan ada pemberitahuan terlebih dulu, bahwa kontrak nyawa sudah masuk masa tenggang, dan harus segera dilakukan pembayaran untuk perpanjangan,

KONDISINYA AKAN SANGAT JAUH BERBEDA DENGAN KONDISI SAAT MASIH MENUMPANG

Perlakuan Sang Pencabut Nyawa tanpa kompromi dengan seenak sendiri mencabut nyawa sang penumpang, bahkan dengan cara yang sangat kasar, sadis dan mengerikan, yang membuat diri kita menjadi teramat sangat sedih dan menderita.

Apalagi penumpangnya adalah manusia yang sama sekali tidak mengenali bahkan sama sekali tidak mengetahui Jatidiri yang telah memberi tumpangan,

Apalagi dengan sifat, sikap, karakter, perbuatan dan tabiat si penumpang yang merasa paling baik dan paling benar sendiri, seolah bergaya Pemilik walaupun dia sendiri sangat sadar bahwa dirinya hanyalah hamba sahaya yang tidak berdaya apa2 dan tidak punya kuasa apa2 selain hanya bisa menengadahkan tangan, memohon, merengek, menangis dan menghiba agar diberikan belas kasihan,

Tapi gaya dan tingkahnya membuat Sang Pencabut Nyawa menjadi lebih ekstra kreatif dalam membuat sekenario pencabutan nyawa yang paling mengerikan dan menyakitkan,

Karena Saking Gemesnya Sang Pencabut Nyawa itu pada penumpang yang tidak tahu diri, yang
?‍♂️?‍♀️Sudah menumpang, tapi tidak kenal Pemilik nya, tidak ada upaya untuk mengenal Nya, ditambah bertingkah seolah pemilik, walaupun kenyataannya hanya bisa menghiba, merengek, menangis, memohon belas kasihan pada siapa pun yang berstatus Yang Maha Gaib?‍♂️?‍♀️

ITU SEBUAH REALITA KEHIDUPAN MANUSIA Yang selama ribuan tahun dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan mengenaskan,
Sangat menyadari bahwa hidup dan kehidupan nya hanyalah menumpang, hanyalah titipan atau hanyalah amanat, walaupun pada saat diambil oleh Pemiliknya, manusia-manusia ini sangat kecewa, sangat menderita dan sengsara,

Namun sekali lagi, SAMA SEKALI TIDAK ADA UPAYA PERUBAHAN AGAR MENJADI LEBIH BAIK, Seolah menumpang hidup itu sudah merupakan takdir yang tidak bisa dirubah lagi,

Padahal keseharian manusia tidak pernah bisa jauh dari kalkulasi untung rugi, apa pun yang ada hampir semua diberi label harga,

Namun untuk sesuatu yang teramat sangat penting dan paling berharga dalam hidupnya, SAMA SEKALI TIDAK ADA PENGHARGAAN SEPESER PUN,

Begitu pun dengan keberadaan unsur Air, yang mendominasi tubuh manusia, yang membawa ijin hidup, untuk penggunaan Air yang selama ribuan tahun, maunya terus gratis, dan lagi-lagi manusia tidak mengetahui Siapa Pemilik Air,

Dan lebih kurang ajar lagi,
air yang tinggal diambil dan digunakan,
tanpa mencipta dan memproduksi,
Diperjual belikan oleh manusia,
Tanpa ada rasa bersalah dan berdosa
Pada Sang Pemilik Air Yang Sesungguhnya,

Begitu pun dengan penggunaan unsur Api yang selama ribuan tahun terus gratis, tanpa berpikir bahwa dengan penggunaan gratis dan tidak tahu pada Sang Pemilik Api, sesungguhnya Api lebih cenderung menampilkan sifat negatifnya bagi manusia ini,

Begitu pun perlakuan manusia kepada Bumi, yang setiap saat diinjak, sebagai pijakan manusia dalam beraktivitas,

manusia lupa menghargai pada Sang Bumi dan Pemilik nya, padahal manusia menjual belikan setiap jengkal tanah, yang manusia itu sendiri mendudukinya atau menempatinya secara gratis alias menumpang,

Begitu pun dengan penggunaan udara sebagai napas kehidupan yang telah berjalan selama ribuan tahun secara gratis, padahal manusia mengkemas udara dalam tabung dan menjualnya dengan harga mahal,

Tapi manusia lupa untuk membayar penggunaan udara kepada Sang Pemilik Udara atau Unsur Angin.

SEKALI LAGI, MENUMPANG HIDUP, MENUMPANG KEBUTUHAN AIR, MENUMPANG PENGGUNAAN API, MENUMPANG BERPIJAK & BERAKTIVITAS DI BUMI, MENUMPANG BERNAPAS DENGAN UDARA, DAN MENUMPANG LAIN-LAIN NYA

Yang selama ribuan tahun, sesungguhnya telah menurunkan dan merendahkan derajat, harkat dan martabat manusia di hadapan Alam, Kehidupan dan Pemilik nya.

Sama sekali tidak disadari oleh manusia, bahwa MENUMPANGNYA itu telah nyata-nyata menjadi SUMBER MALAPETAKA dan SUMBER BENCANA bagi hidup dan kehidupan manusia.

Dan yang lebih mengerikan lagi adalah KEKURANG AJARAN MANUSIA yang telah menghilangkan Fungsi dan Peran SANG PEMILIK ALAM & KEHIDUPAN yang seharusnya mendapat Keistimewaan2 Tertinggi di Kehidupan Bumi Alam Semesta Jagat Raya ini.

Keterlaluan nya manusia yang dengan lancangnya telah menyingkirkan Keberadaan Tuan Pemilik Segala_Nya dengan Sebuah Predikat sebagai Yang Maha Gaib, dan seolah Haram dengan Keberadaan NYA Yang Maha Nyata, Yang Maha Jasmani,

dan Kebangetan Kurang ajarnya manusia, menempatkan Yang Maha Segala_Nya di Alam Kematian dan hanya bisa dijumpai oleh manusia yang jasadnya telah jadi bangkai, atau jadi tulang belulang karena GAGAL HIDUP MENJADI MANUSIA.

KETERLALUAN NYA MANUSIA ITU,
YANG TELAH MENYEBABKAN TERUSIRNYA MANUSIA DARI KEHIDUPAN SAWARGAMANILOKA DAN TERKUTUKLAH SELAMANYA DENGAN MENEMPATI NARALOKA,

Mungkin karena faktor Gen Nabi Adam yang sejarahnya diusir dari Sawargamaniloka, sehingga anak keturunannya pun harus menempati Naraloka sampai saat ini,

Kecuali manusia-manusia yang tidak mau mengulang kesalahan di masa lalunya (para pendahulunya) dan mau berubah menjadi lebih baik,

?‍♂️?‍♀️?‍♂️?‍♀️?‍♂️?‍♂️?‍♀️

Sangat beruntung sekali anda telah diarahkan oleh Sang Manah menemukan status atau postingan ini, yang mengandung Pesan dan Kesan Kehidupan yang sangat luar biasa istimewa, yang tidak akan pernah didapatkan di tempat lain,

Tinggal bagaimana anda, pandai2 memanfaatkan momen, peluang dan kesempatan yang terlalu istimewa ini,

Karena peluang dan kesempatan ini, sesungguhnya telah dinantikan oleh anda sejak masa yang terdahulu,

Penantian anda yang teramat sangat panjang, yang anda sadari atau pun tidak, dimana anda sesungguhnya telah melewati siksa kubur puluhan tahun, ratusan bahkan ribuan tahun,

Sebagian dari anda ada yang melewati proses daur ulang menjadi rerumputan hijau yang kemudian dimakan kambing, dan kambing itu telah menjadi sate yang dihidangkan di meja makan, menunggu untuk disantap oleh seorang ibu yang sedang ngidam yang di rahimnya mengandung calon janin, cikal bakal bayi manusia yang tidak lain, itu adalah anda,

Dan saat ini, anda telah berada di depan Gerbang Sawargamaniloka, tinggal selangkah lagi, anda memasukinya.

HARUSKAH ANDA PUTAR BALIK DAN BERJALAN MEMBELAKANGI GERBANG YANG TELAH DINANTIKAN DAN DIHARAPKAN SELAMA RIBUAN TAHUN,

Hanya karena terkecoh oleh bahasa yang sesungguhnya teramat sangat wajar, yaitu BAYAR …BAYAR… BAYAR… BAYAR

?‍♀️?‍♂️?‍♀️?‍♂️?‍♂️?‍♀️?‍♂️?‍♀️

Padahal INI adalah cara yang paling mudah, paling ringan, paling enak dan paling menguntungkan diri anda,

Yaitu
CUKUP DENGAN AMBIL PAKET BERBAYAR DALAM HIDUP DAN KEHIDUPAN INI, JANGAN LAGI MENUMPANG,

Karena setelah anda mengetahui peluang
dan kesempatan ini, tapi anda tidak memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,

MAKA SEL2 YANG MENYUSUN DAN MEMBENTUK JIWA RAGA ANDA, PASTI AKAN MELAKUKAN DEMONTRASI BESAR-BESARAN, SEBAGAI BENTUK PROTES KARENA ANDA TELAH MENGABAIKAN KEMAUAN SANG MANAH,

BAYANGKAN, KURANG LEBIH 350 TRILIUN SEL YANG MEMBENTUK TUBUH ANDA, AKAN MELAKUKAN DEMONTRASI ANARKIS, YANG TENTUNYA AKAN MEMBUAT GERAK ANDA MENJADI TIDAK BALANCE

?‍??‍??‍??‍??‍?

Berbayar pada siapa?

Berbayar pada
Keraton Kerajaan Kandang Weusi
Syahbandar Kari Madi

Gerbang Selaras Ati
Royal Sentul Park City of LRT
Jl. Sirkuit Sentul, Kadumangu
Babakan Madang, Kab. Bogor
Jawa barat 16810

Hanya Keraton
Kerajaan Kandang Weusi
Syahbandar Kari Madi
YANG TELAH 20 TAHUN MENGKLAIM SEBAGAI “PEMILIK KEHIDUPAN BUMI ALAM SEMESTA JAGAT RAYA INI”, DAN SEMAKIN KEREN EXIS NYA

Yang lainnya, baru sehari atau 2 hari mengaku sebagai nabi atau rasul saja sudah Terhukum,

Ritual Berlimpah Berkah Kekayaan

Ritual Berlimpah Berkah Kekayaan

Ritual Berlimpah Berkah Kekayaan merupakan upaya mendapatkan limpahan harta kekayaan dengan suatu etika tatakrama yang sangat suci, luhur, agung dan mulia sehingga disenangi bahkan didukung oleh seluruh inti dan unsur kehidupan bathin yang ada di bumi alam semesta jagat raya ini,

Merupakan cara tercepat mendapatkan harta kekayaan berlimpah berkah yang diridhoi oleh Dewan Penguasa, Pengatur dan Pengendali kehidupan bumi alam ini, sehingga dijamin tidak melanggar hukum apa pun, baik hukum alam, hukum agama, hukum negara maupun hukum adat,

Dalam meraih limpahan berkah kekayaan, Kang Raga mencontoh perilaku nabi yang juga seorang raja yaitu Baginda Nabi Sulaiman, yaitu dengan cara mendayagunakan tenaga bathin atau tenaga gaib dari berbagai dimensi kehidupan gaib yang telah tunduk, taat dan patuh kepada Beliau,

Dalam hal ini Beliau mendayagunakan (memberikan tugas dan peran) kepada warga masyarakatnya dari bangsa gaib, bukan memuja apalagi menghiba memohon pada bangsa gaib atau yang maha gaib agar diberikan limpahan harta kekayaan,

Jadi dalam hal ini sama sekali tidak ada kesalahan atau kemusyrikan, justru upaya seperti ini, merupakan sesuatu yang sangat ideal, wajar dan lumrah terjadi pada setiap manusia,

Karena jatidiri sejati manusia itu adalah khalifah atau pemimpin atas seluruh inti dan unsur kehidupan yang ada di bumi alam semesta jagat raya, baik kehidupan bathin atau gaib maupun kehidupan lahir atau nyata.

Sehingga sangat wajar sekali jika dalam hidup dan kehidupan manusia mendapatkan bantuan atau dukungan dari bangsa gaib atau bathin, dalam memenuhi segala kebutuhan hidupnya


Atas dasar itu, Kang Raga (Direktur CV. Selaras Ati) menyediakan fasilitas Kekuatan dan Kekuasaan Bangsa Bathin (Bangsa Gaib) untuk mempermudah dan mempercepat masyarakat dalam memenuhi hajat keperluan hidupnya



Fasilitas Kekuatan dan Kekuasaan Bangsa Gaib yang disediakan CV. Selaras Ati terdiri dari beberapa level, dari level terendah s/d level tertinggi

Level terendah (level 1) berlaku untuk orang yang belum mempunyai usaha atau pekerjaan, asalkan memiliki kemauan kuat untuk maju dan berkembang, serta mengikuti arahan dari Kang Raga, maka secara bertahap akan terus mengalami peningkatan demi peningkatan,

Biaya untuk level terendah Rp. 969.000,- (Sembilan ratus Enam puluh Sembilan ribu rupiah), dengan target penghasilan per bulan minimal Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah)

Level terendah ini juga berlaku buat orang yang berpenghasilan rata-rata dibawah Rp. 3.000.000,- per bulan

Berikutnya level 2, berlaku buat orang yang berpenghasilan minimal sekali Rp. 3.100.000,- dan maksimalnya Rp. 5.000.000,- dan ingin mendapatkan penghasilan per bulan, minimalnya Rp. 10.000.000,- (Sepuluh juta rupiah),

Biaya untuk level 2 Rp. 1.700.000,- (+) Rp. 969.000,- = Rp. 2.669.000,- (Dua juta Enam ratus Enam puluh Sembilan ribu rupiah)

Dan level berikutnya (level 3) berlaku buat orang yang berpenghasilan rata-rata perbulan minimalnya Rp. 5.100.000,- dan maksimalnya Rp. 7.000.000,- dan ingin mendapatkan penghasilan minimalnya Rp. 15.000.000,- (Lima belas juta rupiah),

Biaya untuk level 3 Rp. 3.400.000,- (+) Rp. 969.000,- = Rp. 4.369.000,- (Empat juta Tiga ratus Enam puluh Sembilan ribu rupiah)

Level 4, berlaku buat orang yang berpenghasilan rata-rata per bulan minimalnya Rp. 7.100.000,- dan maksimalnya Rp. 9.000.000,- yang menginginkan penghasilan per bulannya minimal Rp. 20.000.000,- (Dua puluh juta rupiah),

Biaya untuk level 4 ini Rp. 6.800.000,- (+) Rp. 969.000,- = Rp. 7.769.000,- (Tujuh juta Tujuh ratus Enam puluh Sembilan ribu rupiah).

Level 5, berlaku untuk orang yang pada saat ini berpenghasilan rata-rata per bulan minimalnya Rp. 9.100.000,- dan maksimalnya Rp. 11.000.000,- yang menginginkan penghasilan per bulan minimalnya Rp. 30.000.000,-

Biaya level 5 sebesar Rp. 13.600.000,- (+) Rp. 969.000,- = Rp. 14.569.000,- (Empat belas juta Lima ratus Enam puluh Sembilan ribu rupiah).

Level berikutnya silahkan konsultasikan pada Kang Raga.

Syarat dan ketentuan bergabung

  1. Telah memahami sepenuhnya bahwa Kang Raga (CV. Selaras Ati) adalah Penyedia Fasilitas Kekuatan dan Kekuasaan Bangsa Gaib yang pasti akan bekerja dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan penghasilan para clien,
  2. Sehingga Kang Raga (CV. Selaras Ati) dalam hal ini benar-benar memiliki andil atau peran yang sangat besar atas kemajuan dan perkembangan usaha yang dikelola oleh pihak Clien,
  3. Atas dasar itu Kang Raga (CV. Selaras Ati) berhak untuk mendapatkan minimalnya 30% dari keuntungan atau penghasilan yang didapatkan oleh Clien.
  4. Calon Clien berkewajiban untuk menyerahkan biaya dengan nilai sesuai dengan level yang diinginkan, bisa diantar langsung di alamat praktek yaitu Cafe & Resto Selaras Jl. Sirkuit Sentul, Kadumangu, Babakan Madang, Kab. Bogor, Jawa Barat 16810 (Silahkan search di Google Map), atau biaya bisa ditransfer ke rekening bank Mandiri No. 133.00.14838254 a/n Raga Satrio Nurtoyani
  5. Calon Clien berkewajiban untuk menyerahkan foto identitas diri (KTP/SIM/Paspor), foto terbaru, dan data nama ibu kandung dan alamat tinggal saat ini,
  6. Setelah Calon Clien menyerahkan biaya dan data diri, maka Kang Raga atau Team Selaras akan melakukan scaning untuk perlu atau tidaknya dilakukan pembersihan atau pensucian (NETRALISIR) dari unsur-unsur negatif yang dapat menghambat proses Ritual Berkah Berlimpah Kekayaan,
  7. Jika Calon Clien ternyata membutuhkan energi untuk proses pembersihan, maka kami akan menyarankan pada Clien untuk Makan Ayam Ruwat Sengkolo di Cafe & Resto Selaras,
  • Jika Clien tidak bisa datang ke Cafe & Resto Selaras untuk makan Ayam Ruwat Sengkolo, maka kami akan menyarankan untuk melakukan Ritual Mandi Netral atau Mandi Ruwat di rumahnya atau di tempat yang bisa dilakukan.
  • Setelah melakukan proses scaning dan dinyatakan bersih lahir bathin, juga bersih harta kekayaan yang dimiliki saat ini, maka Kang Raga dan Team akan memulai untuk melakukan Ritual Berlimpah Berkah Kekayaan,
  • Namun jika ternyata harta kekayaan yang dimiliki pada saat ini ternyata terdapat berbagai energi negatif yang diakibatkan mungkin karena harta kekayaan yang ada diperoleh dengan jalan yang melanggar hukum alam, maka harta kekayaan clien perlu untuk dibersihkan atau diruwat terlebih dulu,
  • Agar Ritual Berlimpah Berkah Kekayaan yang diselenggarakan bisa berjalan lancar tanpa harus menunggu proses pembersihan yang dilakukan oleh Alam, yang intinya harta kekayaan yang tidak berkah itu biasanya akan dihabiskan terlebih dulu oleh Alam,
  • Sehingga Ritual Berlimpah Berkah Kekayaan ini seolah tidak berdaya guna dan tidak berhasil guna, padahal karena masih ada proses pembersihan harta kekayaan yang dilakukan oleh Alam, misalnya dengan jalan kehilangan, sakit, kecelakaan dan lain-lain,
  • Atas dasar itu kami selalu menyarankan agar para Clien melakukan inventarisasi atas harta kekayaan yang dimiliki, jika terdapat harta yang diperoleh dengan cara yang melanggar hukum alam, hukum negara, atau hukum agama, maka sebaiknya dipasrahkan pada Kang Raga,
  • Setelah Ritual Berlimpah Berkah Kekayaan ini mulai diselenggarakan oleh Kang Raga bersama Team, maka mulailah untuk berbagi penghasilan dengan nilai minimalnya 30% dari berapa pun penghasilan yang didapatkan, walaupun Clien belum merasakan efek peningkatan penghasilan,
  • Mulai berbagi penghasilan minimalnya 30% ini dimaksudkan untuk menutup kemungkinan masih terdapat harta kekayaan yang didapatkan dengan jalan yang melanggar hukum alam, atau mungkin dari warisan peninggalan orang tua yang tidak jelas sumber penghasilannya,
  • Mulai berbagi penghasilan minimal 30% ini juga dimaksudkan agar Clien terbiasa berbagi walau dalam kondisi masih kekurangan, hal tersebut agar terbentuk jiwa kaya raya yang dermawan, bukan jiwa miskin yang penuh dengan sulit, pelit dan pailit,
  • Dengan terbentuknya jiwa kaya raya yang dermawan maka secara otomatis akan banyak orang yang simpatik dan tertarik untuk dekat bahkan berkongsi atau bekerjasama dalam hal apa pun, yang tentunya menciptakan peluang dan kesempatan baru.
  • Dengan terbiasa berbagi berkah pada orang kaya raya (yang diwakili oleh kami), maka pasti akan ketularan menjadi kaya raya.
  • Apalagi berbagi berkah minimal 30%nya ini dengan niat mengembalikan sebagian harta kekayaan yang merupakan amanat atau titipan Illahi Robbi, agar tidak diambil secara paksa oleh Illahi Robbi dalam bentuk musibah, celaka, bala dan bencana.
  • Maka Alam dan Kehidupan ini pasti akan membalasnya dengan berlipat-lipat kebaikan.

Ritual Nikah Bathin

Ritual Nikah Bathin sebenarnya merupakan kebutuhan pokok bagi rohani atau bathin setiap insan yang telah menjalin hubungan asmara atau cinta, khususnya yang telah, sedang dan akan membina rumah tangga,

Ritual Nikah Bathin sangat menentukan kebahagiaan dan keharmonisan rumah tangga, sebab kebahagiaan dan keharmonisan itu urusan bathin atau urusan rohani,

Dimana dengan ritual ini hubungan asmara dan cinta sepasang insan menjadi direstui oleh Dewan Penguasa, Pengatur dan Pengendali hidup dan kehidupan alam ini, yang selama ini keberadaan Mereka digaibkan (dianggap gaib) oleh mayoritas masyarakat.

Padahal Restu dari Mereka itu sangat menentukan kebahagiaan seseorang, bahkan sangat menentukan baik buruknya hidup dan kehidupan di bumi alam ini,

Sebagaimana kita ketahui bahwa pernikahan yang ada dan terjadi di masyarakat selama ini, baik pernikahan yang diselenggarakan berdasarkan hukum negara, hukum agama maupun lainnya, semuanya sama sekali tidak menjamin kebahagiaan dan keharmonisan yang diakibatkan oleh adanya pernikahan,

Hukum pernikahan yang ada seolah hanya sebatas untuk melindungi dan menjaga agar hubungan asmara dan percintaan yang ada tidak diganggu oleh pihak lain, sama sekali tidak ada dampak pernikahan yang mengikat kuat hubungan bathin masing-masing agar menjadi selaras, senyawa, sejiwa dan sinergi,

Sehingga pernikahan yang terjadi di masyarakat sangatlah lemah dan rapuh, rawan terjadi konflik dan perselisihan, karena tidak adanya ikatan bathin diantara pasangan, membuat semakin bertambah usia pernikahan maka hubungan asamara dan cinta pun semakin hambar, jenuh dan bosan,

Sangat jauh berbeda dengan hubungan asmara dan cinta yang diikat oleh Ritual Nikah Bathin khususnya yang diselenggarakan oleh Kang Raga bersama Team, sangat menjamin semakin kuatnya ikatan bathin diantara masing-masing pasangan,

Sebab prosesi Ritual Nikah Bathin yang diselenggarakan oleh Kang Raga bersama Team, melibatkan unsur-unsur kehidupan bathin yang selama ini sangat berperan dan berpengaruh dalam hidup dan kehidupan manusia,

Diantaranya adalah unsur kehidupan bathin dari bangsa Leluhur, dari bangsa Siluman, dari bangsa Iblis atau Syetan, dari bangsa Malaikat dan dari guru bathin lainnya.

Unsur-unsur kehidupan bathin tersebut diakui atau tidak keberadaannya, disadari atau tidak pengaruh dan perannya, Mereka senantiasa ada di dalam diri dan di sekitar diri,

Bangsa Malaikat menyatu dengan unsur Air, bangsa Iblis atau Syetan menyatu dengan unsur Api, bangsa Siluman menyatu dengan unsur Tanah, bangsa Leluhur menyatu dengan unsur Angin, bangsa Guru Bathin menyatu dengan Ruh atau Nyawa,

Dan hidup manusia selalu berhubungan dengan unsur-unsur tersebut, Salah satu unsur saja tidak ada, maka manusia tidak akan pernah bisa hidup,

Dan diantara bangsa-bangsa kehidupan bathin tersebut, terdapat birokrasi yang disebut sebagai Dewan Penguasa, Pengatur dan Pengendali kehidupan bumi alam semesta jagat raya ini,

Dan Kang Raga bersama Team selalu melibatkan Mereka dalam prosesi Ritual Nikah Bathin, itulah kenapa pernikahan yang dilandasi dengan Ritual Nikah Bathin ini, pasti sangat kuat ikatan bathin nya, sangat sulit sekali untuk dipisahkan,

Karena unsur-unsur kehidupan bathin yang terlibat dalam prosesi Ritual Nikah Bathin pasti ikut bertanggung jawab menjaga kelangsungan dan kelanggengan hubungan asmara dan cinta yang berlandaskan Ritual Nikah Bathin,

Lalu bagaimana cara menyelenggarakan prosesi Ritual Nikah Bathin?

Sebetulnya jika dijelaskan secara rinci dan detil, terlalu njelimet atau ribet, sebab prosesnya hampir sama dengan pernikahan lahiriah, seperti harus ada sepasang cincin kawin, satu set pakaian pengantin (mulai dari sepatu, celana, baju), sajian makanan dan minuman minimal untuk 40 orang, dan lain-lain.

Namun dalam hal tersebut, Kang Raga mempermudah para cliennya, dengan cukup menyerahkan dan memasrahkan dana untuk keperluan prosesi Ritual Nikah Bathin pada Kang Raga, baik diserahkan langsung di kantor prakteknya atau ditransfer ke rekeningnya.

Berapa biaya untuk keperluan Ritual Nikah Bathin?

Biaya Ritual Nikah Bathin yang paling rendah senilai Rp. 5.500.000,- (Lima juta Lima ratus ribu rupiah), biasanya untuk level pegawai golongan paling rendah, atau para pedagang kaki lima,

Biaya Ritual Nikah Bathin level berikutnya senilai Rp. 11.000.000,- (Sebelas juta rupiah), dan level berikutnya senilai 2 kali lipatnya yaitu Rp. 22.000.000,- dan seterusnya.

Berapa lama proses penyatuan, persenyawaan atau sinergi terjadi?

Jika penyelenggara atau pelaku Ritual Nikah Bathin merupakan pasangan suami isteri yang telah sah secara hukum negara, hukum agama atau hukum adat,

Maka proses persenyawaan diantara keduanya akan sangat cepat sekali, bahkan dalam hitungan jam setelah prosesi Ritual Nikah pun bisa terjadi, walaupun sebelumnya terjadi perselisihan bahkan pertengkaran hebat antara pasangan suami istri.

Jika Pelaku atau penyelenggara Ritual Nikah Bathin ini adalah seorang yang masih menjalin hubungan asmara dan cinta (masih pacaran), dan yang mengajukan prosesi Ritual Nikah Bathin hanya sepihak, misalnya hanya pihak lelaki saja atau hanya pihak perempuan saja,

Maka Prosesi persenyawaan antara keduanya, bisa sangat cepat, namun bisa juga sangat lambat, yaitu selambat-lambatnya Dua tahun, apalagi yang menjadi target pasangan telah memiliki idaman lain

Dua tahun disini maksudnya terjadinya pernikahan secara lahiriah baik yang berlandaskan hukum negara, agama maupun adat, yang tentu sebelumnya telah terjalin hubungan asmara dan cinta yang menyenangkan dan membahagiakan diantara keduanya.

×

 

Salam, silahkan perkenalkan diri anda (sebutkan nama, alamat dan hajat anda), kami pasti akan menanggapinya, terimakasih

× Hubungi Kami via WhatsApp